Beasiswa BUDI-DN/LPDP, Berapa Dana yang Ku Dapatkan?

Di sini saya berbagi informasi seputar pengalaman beasiswa BUDI-DN atau LPDP. Informasi dan biaya apa saja yang di dapatkan.

Alhamdulillah, puji syukur ku telah diberi nikmat oleh Allah melalui rizki yang begitu tidak henti-hentinya.. Melalui beasiswa BUDI-DN yang diselenggarakan Ristekdikti yang bekerjasama dengan Kementrian Keuangan, alhamdulillah saya diberi kesempatan lagi untuk menuntut ilmu sampai dengan jenjang S3.

Di postingan ini akan saya sebutkan dana-dana apa saja yang yang nanti akan di dapatkan oleh penerima beasiswa BUDI-DN. Sebenarnya dana yang didapatkan tidak jauh berbeda dengan dana yang di dapatkan beasiswa melalui jalur LPDP. Jadi bagi Anda yang ingin juga mengetahui informasi dana bieasiswa yang di dapatkan melalui LPDP mungkin ini juga bisa dijadikan sebuah referensi informasi.

Saya adalah penerima beasiswa BUDI-DN tahun 2016, yang artinya kami adalah generasi pertama penerima beasiswa ini karena BUDI-DN baru dirilis pada tahun 2016.

Daftar List Dana Beasiswa BUDI-DN/LPDP

Beberapa list yang saya bagikan informasi ini mungkin bisa jadi banyak yang terlewat ya.. Saya menulis ini tahun 2020, yang artinya sudah 4 tahun, yang bisa jadi ada informasi yang berubah.

Dana Keberangkatan, Pendaftaran dan SPP Pertama.

Awal saya mendaftar di Universitas Pendidikan Indonesia, saat ini seingat saya belum ada informasi diterima atau tidaknya saya sebagai Awardee BUDI-DN. Artinya proses daftar dan SPP semester awal mau tidak mau saya harus menggunakan dana mandiri.

Namun untungnya, setelah kita diterima sebagai Awardee, seluruh dana yang kita bayarkan saat mendaftar dan SPP semester langsung di kembalikan sepenuhnya. Bahkan dana keberangkatan kita juga dikembalikan jika kita menggunakan transportasi penerbangan dengan kelas ekonomi.

Jumlah dananya tentu saja sesuai dengan apa yang kita sudah bayarkan di kampus. Setiap kampus berbeda beda dana pendaftaran dan SPPnya.

Dana Tempat Tinggal

Bagi teman-teman yang berada jauh dari rumah, dan berencana mengekos, akan ada dana tempat tinggal. Dana ini hanya diberikan 1 kali saja di awal-awal. 

Namun ada persyaratan yang harus di penuhi untuk mendapatkan dana ini, kalau tidak salah harus berjalak minimal 80Km dari tempat tinggal asal kita, dan harus menyertakan surat keterangan tempat tinggal baru oleh RT atau pejabat desa setempat.

Dana yang didapatkan cukup banyak, yaitu sejumlah 10jt rupiah.

Dana Tunjangan Buku

Dana tunjangan buku juga diberikan oleh pihak BUDI-DN atau LPDP ini. Dana diberikan 1 tahun sekali dan berlaku hanya sampai 3 tahun saja. Ini sudah lebih dari cukup..

Dana yang diberikan sejumlah 10jt rupiah setiap tahunnya.

Dana Hidup Bulanan

Dana hidup bulanan ini bervariasi tergantung dengan lokasi tempat tinggal. Jika di daerah kota Jakarta, Bandung, Surabaya dana hidup bulanan yang diberikan sejumlah 4jt rupiah. Selain dari kota tersebut dana yang di diberikan kalau tidak salah 3,8jt. 

Dana hidup bulanan ini diberikan setiap 3 bulan sekali, artinya jika setiap bulan 4jt maka langsung dibayarkan 12jt setiap 3 bulan sekali.

Dana hidup bulanan ini normalnya hanya diberikan sampai dengan 3 tahun, kecuali Awardee meminta perpanjangan beasiswa.

Dana Tunjangan Anak dan Istri

Untuk tunjangan anal dan istri sebetulnya saya kurang paham betul, karena saya sendiri tidak mendapatkan ini. Kalau tidak salah dana yang diberikan sejumlah 25% dari dari dana hidup bulanan (mohon koreksi jika salah)

Dana Disertasi

Dana penelitian disertasi yang diberikan LPDP ini tergantung dengan jumlah yang kita ajukan. Namun LPDP sendiri memberikan rank maksimum pengajuan. Untuk dana penelitian pendidikan maksimum yang di ajukan sampai dengan 60jt rupiah, sedangkan untuk penelitian murni sampai dengan 70jt rupiah.

Bagaimana, apakah tidak baik sekali pemerintah?

Dana Publikasi

Dana publikasi juga diberikan berupa insentif. Dana yang diberikan juga tidak bisa dibilang kecil. Dulu waktu awal-awal untuk publikasi jurnal bereputasi diberikan dana sejumlah 10jt rupiah. 

Lalu kemudian ada perubahan aturan, jika publikasi di Scopus Q1 maka akan diberikan indentif sejumlah dana 25jt rupiah. Dan untuk publikasi di Scopus Q2 mendapatkan insentif sejumlah 15jt rupiah.

Dana Seminar Internasional

Masih adalah lagi, yaitu dana untuk seminar. Sistem dari dana seminar ini sifatnya reimburse. Jika pada seinar internasional di Indonesia, maksimum pengajuan sampai 5jt rupiah, dan untuk seminar internasional di luar negeri kalau tidak salah sampai 10jt rupiah.

Dana Wisuda

Masih ada 1 lagi, yaitu dana wisuda. Samahalnya dengan dana seminar internasional, dana wisuda juga sifatnya reimburse.

Kesimpulan

Di sini saya ingin mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada pemerinta yang telah memberikan kesempatan kepada saya beserta istri saya untuk melanjutkan jenjang S3 ini dengan gratis. Saya ingin sampaikan, bahwa pemerintah telah memberikan fasilitas yang baik untuk perkembangan pendidikan di Indonesia melalu beasiswa ini salah satunya. 
So.. marilah kita sebagai warga negara yang baik, masih bersaa-sama kita wujudkan Indonesia ini menjadi lebih maju..